Pendidikan islam & islami

SMP Al Musyaffa adalah salah satu sekolah (lembaga pendidikan) yang menerapkan pendidikan islam & islami. Lembaga pendidikan yang menerapkan kurikulum pendidikan islam adalah lembaga pendidikan yang lebih menonjolkan pendidikan agama islam dengan menambahkan pelajaran-pelajaran agama islam, seperti Al qur’an hadits, fiqih, tarikh, dll. Lembaga pendidikan yang menerapkan kurikulum pendidikan islam ini kebanyakan adalah sekolah-sekolah yang berada dibawah naungan Depag (Departemen Agama), Seperti Madrasah tsanawiyah (Mts), dan Madrasah Aliyah (MA).

Sedangkan Lembaga pendidikan yang menerapkan pendidikan islami adalah lembaga pendidikan yang menerapkan nilai-nilai islami kepada siswa/siswinya dalam kehidupan sehari-hari, sepertihalnya membiasakan kepada peserta didik dengan sifat2 mahmudah (terpuji), seperti Disiplin, jujur (sidiq), Bisa dipercaya (Amanah), Menjaga kebersihan (Annadhofah) dll. Lembaga pendidikan yang menerapkan pendidikan islami bersifat lebih umum, yaitu setiap lembaga pendidikan yang membiasakan siswa untuk mengamalkan nilai2 ajaran islam dalam kehidupan sehari-hari, walaupun lembaga pendidikan tersebut tidak menerapkan kurikulum pendidikan islam.

Banyak sekali sekolah-sekolah yang menerapkan kurikulum pendidikan islam tetapi tidak menerapkan pendidikan islami, dalam arti pihak sekolah memberikan porsi lebih pada mapel agama, tetapi tidak membiasakan siswa/siswinya untuk mengamalkan nilai-nilai agama islam. Begitu juga banyak lembaga pendidikan yang membiasakan nilai-nilai islami kepada siswa, tetapi sayangnya begitu sedikit jam pelajaran agamanya.

SMP Al Musyaffa’ adalah salah satu sekolah yang menerapkan pendidikan islam & islami, hal ini terbukti dengan adanya beberapa pelajaran agama tambahan, seperti Al qur’an, Fiqih & Akhlaq. Begitu juga SMP Al Musyaffa juga membiasakan nilai2 islami di sekolah kepada siswa-siswinya, seperti membaca asma’ul khusna & berdo’a sebelum dimulai pelajaran, sholat dluha & sholat dzuhur berjama’ah, mewajibkan siswa untuk memakai bahasa krama (jawa halus) ketika berkomunikasi kepada guru, salam, senyum, sapa (3S), menghukum berat  siswa yang tidak jujur, seperti siswa yang menyontek ketika ulangan maka tidak mendapat nilai / nol, dsb.

Pendidikan islam bertujuan agar peserta didik dapat selamat baik di dunia maupun akhirat, karena pengetahuan agamanya lebih dalam. sedangkan pendidikan islami bertujuan agar peserta didik bisa menjadi manusia yang mempunyai moral/karakter yang baik, sesuai cita2 bangsa indonesia yang pada beberapa periode tahun-tahun terakhir ini begitu krisis  moral, dari mulai banyaknya pejabat yang korupsi, maraknya kasus kejahatan, hingga tawuran antar pelajar.

Semoga dengan adanya lembaga-lembaga pendidikan seperti SMP Al Musyaffa’ negara kita (Indonesia) dapat lebih baik kedepannya. Amin ya robbal alamin . . . . . . . .

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *